Konsep Kesehatan Alami sebagai solusi kesehatan saat ini

C - Cleansing,

Mengeluarkan semua toksin/ racun yang berbahaya bagi tubuh, yang telah menumpuk di dalam tubuh selama bertahun-tahun.

Dari mana datangnya Toksin /Racun dalam tubuh ? :


  • Pencemaran Udara yang mengotori darah dan organ tubuh kita sebagai penyebab penyumbatan pembuluh darah (atherosclerosis) dan kerusakan ginjal.
  • Makanan Cepat Saji (fastfood) yang diolah dengan kimia sintesis untuk pewarna, aroma, pengawet, bumbu penyedap (monosodium glutamat = mecin) sebagai pencetus zat carsinogen pemicu kanker.
  • Minuman yang mengandung kimia sintesis untuk pengawet, pewarna, perasa, gula bibit / aspartam dan gas karbon dioksida yang dapat merusak lambung, juga air minum berunsur logam seperti Fe, Al, Mn, Hg, kaporit yang dapat merusak ginjal.
  • Hasil Pertanian / Perkebunan yang pengolahannya menggunakan racun pembasmi hama dan pupuk non organik adalah penyebab inbalance hormone, kerusakan ginjal (cuci darah), sakit kuning (liver), dan pencetus zat carsinogen pemicu kanker.

  • Kebiasaan Buruk (bad habit), seperti merokok, kecanduan zat addictif, begadang, tidak menjaga kebersihan, makan / minum tidak teratur, terlalu berat berpikir / bekerja, dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan.
  • Obat-obatan Kimia Sintesis merupakan penyebab timbulnya penyakit baru dan bila dikonsumsi secara berlebihan akan merusak organ-organ tubuh kita (side effect = efek negatif).

Dalam keadaan tertentu racun terus meningkat dalam tubuh kita dan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, sehingga kita harus mengeluarkannya dari dalam tubuh kita.
Pembersihan racun dari dalam tubuh kita dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan bantuan produk-produk alami yang ada di sini.
A - Activating,

Mengaktifkan sel tubuh untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Dengan meningkatkan pemasukan nutrisi kedalam sel tubuh dan sel darah, membantu regenerasi sel darah merah dan meningkatkan kadar oksigen dalam darah, menghambat proses oksidasi dan menstimulasi regenerasi sel organ tubuh untuk berkerja secara optimal dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit.
B - Balancing,

Mensuplai nutrisi yang seimbang ke dalam tubuh.

Nutrisi yang dibutuhkan dalam tubuh dapat kita penuhi dengan pola makan yang baik yaitu 5 porsi sayur dan buah-buahan. Nutrisi yang seimbang sangat dibutuhkan sel tubuh untuk terus beraktifitas, seperti vitamin, mineral dan zat gizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh kita untuk melancarkan, menyeimbangkan sistem hormonal serta keseimbangan asam-basa dalam tubuh.
D-Defending,

Meningkatkan sistem pertahanan tubuh.

Dengan merangsang sel tubuh untuk membentuk antibodi dalam membantu mempertahankan tubuh dari bahaya radikal bebas dan serangan penyakit, juga turut berperan dalam menjaga kesehatan.

Label:

PENGARUH PEMANASAN GLOBAL TERHADAP KESEHATAN

Pemanasan global (Global Warming) memberi dampak pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang kesehatan. The Washington Post menggambarkannya dalam sebuah diagram yang menarik:

pemanasan_global_dan_kesehatan4
Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan
Pada gambar di atas, kita dapat melihat bagaimana pemanasan global akan mempengaruhi perubahan lingkungan seperti: perubahan cuaca dan lautan, pergeseran ekosistem dan degradasi lingkungan.
Perubahan cuaca dan lautan dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain.
Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Mengapa hal ini bisa terjadi? Kita ambil contoh meningkatnya kejadian Demam Berdarah. Nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit ini memiliki pola hidup dan berkembang biak pada daerah panas. Hal itulah yang menyebabkan penyakit ini banyak berkembang di daerah perkotaan yang panas dibandingkan dengan daerah pegunungan yang dingin. Namun dengan terjadinya Global Warming, dimana terjadi pemanasan secara global, maka daerah pegunungan pun mulai meningkat suhunya sehingga memberikan ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak.
Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.
Demikian besar pengaruh pemanasan global terhadap kesehatan kita. Masihkah kita menutup mata terhadap semua ancaman ini? Lets take action now!

Label:

Simbol Kemasan Obat

Obat adalah penyelamat hidup manusia. Meski begitu, tanpa penggunaan yang benar obat bisa mencabut nyawa. Itu sebabnya Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) membuat aturan dan klasifikasi obat, agar tidak terjadi kadar overdosis pada pengkonsumsi obat.

Mari kita kenali obat lebih jauh agar mampu menggunakannya sesuai aturan.

1. Obat bebas
Obat bebas adalah obat yang boleh digunakan tanpa resep dokter. Di negara-negara Barat, obat ini disebut OTC atau over the counter. Ini adalah obat yang paling aman dan bisa dibeli bebas di warung, toko obat, maupun apotek.

Meskipun disebut aman, obat bebas tetap tidak boleh dipergunakan sembarangan. Obat bebas juga punya kandungan "racun" yang bisa berbahaya buat tubuh bila tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kemasan obat ini ditandai dengan lingkaran hijau bergaris tepi hitam. Obat bebas ini digunakan untuk mengatasi gejala penyakit ringan, biasanya berupa vitamin atau multivitamin.

2. Obat bebas terbatas
Obat jenis ini masih bisa dibeli tanpa resep dokter. Pada kemasan obat ini terdapat lingkaran biru bergaris tepi hitam. Contohnya, obat antiflu atau obat antimabuk. Pada kemasannya terdapat peringatan bertanda kotak kecil berdasar gelap atau kotak putih bergaris tepi hitam, misalnya:

P.No.1: Awas! Obat keras. Baca aturan pemakaiannya
P.No.2: Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar dari badan.
P.No.3: Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.
P.No.4: Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar.
P.No.5: Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan.

Pemakaian obat ini juga harus dihentikan bila kondisi penyakit semakin serius. Sebaiknya pergi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sangat tidak dianjurkan untuk melakukan pengobatan sendiri dengan obat-obatan yang seharusnya diperoleh lewat resep dokter. Meski gejala dan keluhan penyakit sama, obat yang digunakan belum tentu sama.

Perhatikan tanggal kadaluwarsa obat, baca informasi pada kemasan tentang petunjuk penggunaan obat yang tidak, petunjuk penggunaan obat yang tidak diperbolehkan, efek samping, dosis obat, cara menyimpan obat, dan interaksi obat dengan obat lain atau interaksi obat dengan makanan yang dikonsumsi.

3. Obat keras
Obat ini harus diperoleh lewat resep dokter. Ciri khasnya adalah terdapat tanda lingkaran merah bergaris tepi hitam dengan huruf K di dalamnya.

Obat yang termasuk dalam golongan ini misalnya antibiotik, seperti tetrasiklin, penisilin, obat-obatan yang mengandung hormon, obat penenang, dan lain-lain. Obat jenis ini tidak bisa sembarang dikonsumsi karena bisa berbahaya, meracuni tubuh, memperparah penyakit, atau menyebabkan kematian.

(Sumber: dechacare.com)

Label:

Kode pada Kemasan Plastik

Guna membantu proses daur ulang makan dibuatlah pembagian kategori jenis plastik menurut bahan dasarnya. Society of Plastic Industry (SPI) menetapkan pembagian kategori daur ulang plastik. Beirkut adalah tujuh kategori pembagian kode tersebut:

1. PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate Ethylene)
Polyethylene Terephthalate Ethylene, adalah jenis plastik yang transparan, jernih, kuat dan merupakan maetri yang kurang bagus untuk menahan gas dan kelembaban. Aplikasi materi ini adalah sebagai wadah kemasan makanan dan non makanan. PET yang telah dibersihkan dan mengalami proses daur ulang biasa digunakan sebagai materi untuk serat benang karpet, fiberfill dan geotextile.

Contoh: Botol minuman air mineral, jus, soft drink, kemasan pencuci mulut dan lain-lain

2. HDPE (High Density Polyethylene)

High Density Polyethylene (HDPE) memiliki daya tahan yang baik terhadap bahan kimia. Umumnya digunakan untuk produk rumah tangga dan industri kimia, Botol HDPE yang diberi zat pewarna memiliki daya tahan yang baik untuk menahan keretakan dibandingkan botol HDPE yang tidak diberi zat pewarna.

Contoh: Botol untuk pemutih, deterjen, shampo dan tas plastik

3. V atau PVC (Polyvinyl Chloride)

Polyvinyl Chloride (PVC) adalah jenis plastik yang memiliki daya tahan yang baik terhadap bahan kimia, tahan cuaca dan materi yang stabil bagi bahan yang berhubungan dengan listrik.

Contoh: Kemasan minyak goreng, pipa selang air, mainan, taplak meja dari plastik, kemasan pembersih jendela dan lain-lain

4. LDPE (Low Density Polyethylene)
Low Density Polyethylene (LDPE), merupakan jenis plastik yang fleksibel, kuat dan transparan menjadikannya populer digunakan sebagai aplikasi kemasan yang membutuhkan tutup (seal) untuk suhu panas. LDPE juga digunakan untuk memproduksi penutup dan kemasan botol yang fleksibel serta untuk aplikasi kawat dan kabel listrik.

Contoh: Kantong belanja plastik, tutup plastik, plastik pembungkus daging beku dan binatu dan lain-lain.

5. PP (Polypropylene)
Polypropylene (PP) memiliki daya tahan yang kuat terhadap bahan kimia dan suhu tinggi membuatnya cocok bagi kemasan cairan yang panas. PP dapat ditemukan pada material yang fleksibel, kokoh untuk kemasan serat sintetis dan produk-produk rumah tangga.

Contoh: Botol kecap, kemasan mentega, botol obat dan lain-lain.

6. PS (Polystyrene)
Polystyrene (PS) adalah plastik serba guna yang bisa ditemukan dalam bentuk kaku (rigid) maupun busa (foamed). Jenis plastik berbahan jernih, keras dan rapuh. memiliki daya tahan yang rendah terhadap suhu tinggi.

Contoh: kita CD, sendok, garpy, gelas, tempat makan styrofoam, tempat makan plastik transparan dan lain-lain.

7. Other
Other mewakili jenis plastik yang tidak termasuk dalam kode nomor 1-6. Bisa juga materi plastik yang digunakan dalam kategori ini terbuat lebih dari satu materiplastik yang tercantumkan dalam enam kode sebelumnya atau digunakan dengan kombinasi lapisan yang bertumpuk (multi-layer combination). Termasuk di dalam kategori Other ini adalah PC atau Polycarbonat.

Contoh: Botol susu bayi, galon ai rmineral, kemasan jus, dan lain-lain.

Label:

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

About Chello

Foto saya
I care with health!

Yahoo !

Penggemar

Blog Statistic

Health Blogs
free counters
Yuk.Ngeblog.web.id